Seminar Konservasi: “Harimau Terjaga, Masyarakat Sejahtera” Gaungkan Upaya Pelestarian Harimau Sumatera

02 Aug 2025

By yoppy

134 Viewers

Seminar Konservasi: “Harimau Terjaga, Masyarakat Sejahtera” Gaungkan Upaya Pelestarian Harimau Sumatera

Jambi, 31 Juli 2025 – Dalam rangka memperingati International Tiger Day 2025 sekaligus sebagai bagian dari road to Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2025, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi bekerja sama dengan Perkumpulan Wahana Mitra Mandiri (WMM) sukses menyelenggarakan Seminar Konservasi bertema “Harimau Terjaga, Masyarakat Sejahtera” yang berlangsung di Aula Kantor BKSDA Jambi.

Kegiatan ini dihadiri oleh para undangan dari lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah, swasta, NGO, akademisi, komunitas, OKP, hingga organisasi mahasiswa (ORMAWA) se-Provinsi Jambi. Seminar ini bertujuan untuk membuka perspektif luas masyarakat terhadap pentingnya pelestarian Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) sebagai satwa kunci yang kini terancam punah.

Direktur Eksekutif Wahana Mitra Mandiri, Yoppy Setyantoro, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin lembaganya dalam memperingati International Tiger Day, dan menjadi wujud komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa harimau bukanlah musuh, melainkan penjaga hutan dan penyeimbang ekosistem.

“Harimau harus dijaga, bukan diburu. Mereka adalah simbol keseimbangan ekosistem hutan kita. Perburuan hanya akan mendatangkan kerugian bagi lingkungan dan manusia,” tegas Yoppy.

Seminar menghadirkan empat narasumber kompeten yang memaparkan perspektif berbeda namun saling melengkapi terkait konservasi harimau:

1. Bapak H. Gushendra, SH (Kepala Bidang Perlindungan dan KSDAE Dinas Kehutanan Provinsi Jambi) membawakan materi “Sinergi Tata Kelola Hutan untuk Habitat Harimau Sumatera yang Berkelanjutan”.

2. Bapak Agung Nugroho, S.Si., M.A (Kepala BKSDA Jambi) memaparkan “Populasi dan Interaksi Negatif Harimau Sumatera di Alamnya”.

3. Bapak Yunaidi, S.Si., MAP (Kepala Balai TN Berbak Sembilang) menyampaikan materi “Upaya Proteksi Habitat dan Partisipasi Masyarakat di Bentang Alam TNBS”.

4. Bapak Dennys Pradita, M.A (Ketua Perkumpulan Makaradwipa) mengangkat sisi budaya dalam pelestarian melalui materi “Perspektif Harimau dari Sisi Kebudayaan”.

Di sisi lain, perwakilan panitia pelaksana, Dody Perwira, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun teknis, sehingga kegiatan seminar berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana.

“Kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak menjadi semangat bagi kami dalam menyajikan seminar ini sebagai ruang kampanye bersama untuk menyelamatkan populasi harimau dan menjaga habitatnya di Provinsi Jambi,” ujarnya.

Seminar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan dalam konservasi harimau dan kawasan hutan sebagai rumah terakhir mereka. Diharapkan, kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kampanye menjaga keberlangsungan ekosistem hutan dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.