Wahana Mitra Mandiri Resmi tandatangani Perjanjian Penyaluran Dana RBP REDD+ untuk Provinsi Gorontalo
08 Aug 2025
Wahana Mitra Mandiri Resmi tandatangani Perjanjian Penyaluran Dana RBP REDD+ untuk Provinsi Gorontalo
Jakarta, 7 Agustus 2025 — Perjalanan panjang yang ditempuh selama hampir satu tahun akhirnya berbuah manis. Perkumpulan Wahana Mitra Mandiri (WMM) secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) sebagai langkah awal penyaluran dana Result-Based Payment (RBP) REDD+ for Results Period 2014–2016 GCF Output 2 untuk Provinsi Gorontalo.
Penandatanganan berlangsung di Hotel Gran Meliá, Jakarta, Kamis (7/8), bersama 14 Lembaga Perantara (LEMTARA) lainnya yang turut dipercaya BPDLH untuk mengelola dana berbasis capaian tersebut. Kepercayaan yang diberikan kepada WMM menjadi sebuah amanah besar, yang selanjutnya akan diteruskan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagai penerima manfaat.
Acara penandatanganan ini juga dirangkaikan dengan talkshow bertema “Kontribusi Penggunaan Dana RBP REDD+ pada Kelestarian Hutan di Indonesia”. Dalam sesi ini, para narasumber menyampaikan mengenai arah strategis pemanfaatan dana lingkungan hidup guna memperkuat upaya pelestarian hutan secara berkelanjutan.
Sebagai LEMTARA BPDLH, WMM mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan dan siap berkontribusi secara aktif dalam memastikan keberhasilan implementasi RBP GCF Output 2 di Provinsi Gorontalo. Pendekatan Kolaboratif menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan program ini sehingga dapat berkontribusi dalam capaian NDC Pemerintah Indonesia melalui penguatan tata kelola hutan, pencegahan dan Pengendalian Karhutla serta Implementasi Program Kampung Iklim. Selanjutnya WMM menyatakan komitmennya untuk mengawal proses penyaluran dana ini dengan penuh integritas, akuntabilitas, dan semangat kolaborasi.
Direktur Eksekutif Wahana Mitra Mandiri, Yoppy Setyantoro, menyampaikan harapan besar terhadap proses yang sedang berjalan ini.
“Ini adalah tonggak penting bagi WMM. Harapan kami, seluruh tahapan selanjutnya dapat berjalan lancar, dengan kolaborasi yang erat antara lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semoga dana yang akan disalurkan benar-benar menjadi pemantik perubahan positif dalam perlindungan hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo khususnya,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bukti bahwa komitmen jangka panjang dan kerja kolaboratif dapat menghasilkan pencapaian nyata bagi daerah dan lingkungan.
210 Viewers