Kelompok Milenial dan Perempuan Peduli Hutan Adat Turut Meriahkan Festival Pangan Hiang

29 Oct 2025

By admin

106 Viewers

Kelompok Milenial dan Perempuan Peduli Hutan Adat Turut Meriahkan Festival Pangan Hiang


Hiang, 25-26 Oktober 2025 — Suasana meriah terasa di area Festival Peduli Pangan Lokal Hiang Kerinci, sebuah ajang yang mengangkat potensi lokal, kearifan adat, serta semangat pelestarian lingkungan. Tak hanya diikuti oleh komunitas adat dan petani lokal, festival ini juga dimeriahkan oleh kelompok milenial dan kelompok perempuan peduli hutan adat yang hadir dengan semangat muda, ide segar, dan inovasi kreatif.

Menurut tokoh milenial peduli hutan adat (Novi Amelia), keikutsertaan anak muda dalam festival ini bukan sekadar menghadiri acara budaya, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan sumber daya alam dan pangan lokal.

“Kita, anak muda harus terlibat langsung menjaga hutan dan mencintai serta melestarikan pangan lokal. Ini bukan soal nostalgia adat saja, tapi soal keberlanjutan dan eksistensi adat, budaya serta kelestarian hutan,” ujar Novi Amelia, yang turut menampilkan produk hasil pertanian dalam festival tersebut.

Sementara itu, Manager Community Development Wahana Mitra Mandiri, Mustaem, S.P, menyampaikan sebagai mitra pendamping masyarakat adat dan kelompok Perempuan dan millenial menilai kehadiran milenial menjadi angin segar dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Kami melihat energi positif dari anak-anak muda yang ingin belajar, berkolaborasi, dan berkontribusi. Semangat mereka membuat isu hutan adat dan pangan lokal menjadi lebih relevan di kalangan generasi sekarang,” jelas Mustaem.

Festival Peduli Pangan Lokal Hiang juga menampilkan berbagai kegiatan menarik seperti pameran hasil pangan lokal, lomba kuliner tradisional, serta diskusi interaktif mengenai ketahanan pangan. Kehadiran kelompok milenial serta perempuan peduli hutan adat menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dan alam bukan hanya tanggung jawab generasi tua, tetapi juga bagian dari gaya hidup berkelanjutan generasi muda.

Dengan semangat kolaborasi lintas generasi, Festival ini menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan inovasi, sebuah langkah konkret menuju masa depan yang lestari dan berkeadilan bagi masyarakat adat dan seluruh generasi penerus.