Wahana Mitra Mandiri Dorong Pemerintah Kota Jambi Jadi Percontohan Efisiensi
24 Apr 2026
Wahana Mitra Mandiri Dorong Pemerintah Kota Jambi Jadi Percontohan Efisiensi
Jambi,
23 April 2026 - Wahana Mitra Mandiri menyelenggarakan
FGD dalam rangka perumusan strategi kampanye publik untuk mendukung hasil percontohan efisiensi
energi di sektor kesehatan, sebagai langkah awal untuk mempercepat transisi energi
berkeadilan di Kota Jambi. Dalam acara ini diseminasi hasil percontohan juga
dilakukan dengan tujuan untuk membagikan pembelajaran kunci dari pelaksanaan pengumpulan
data dan audit energi sebagai bagian dari proyek percontohan untuk dapat
diterapkan di skala yang lebih besar.
Hasil
percontohan yang telah dilakukan selama 5 bulan menunjukkan bahwa penerapan langkah-langkah efisiensi energi yang
bersifat tanpa biaya (no-cost) dan berbiaya rendah (low-cost) seperti
pengaturan suhu dan jadwal operasional AC, perawatan rutin peralatan,
optimalisasi penggunaan pencahayaan, serta peningkatan kesadaran pengguna dapat
memberikan dampak nyata. Rekomendasi ini berpotensi juga menguntungkan dari
segi ekonomi karena menghasilkan penghematan hingga 10% dari total tagihan
listrik per tahun, sekaligus menjadi solusi cepat dan terjangkau yang dapat
segera direplikasi oleh fasilitas kesehatan lainnya di Kota Jambi.
Sektor
rumah sakit dipilih sebagai fokus percontohan karena karakteristik
operasionalnya yang membutuhkan energi tinggi dan berlangsung tanpa henti
selama 24 jam. Secara umum, sektor bangunan menyumbang
sekitar 30% dari total konsumsi energi global, dengan listrik sebagai komponen utama. Urgensi
inisiatif ini semakin kuat mengingat sektor energi merupakan penyumbang emisi
Gas Rumah Kaca (GRK) terbesar di Kota Jambi, mencapai 2.482,80 Gg CO₂ ekuivalen
atau sekitar 92% dari total emisi (SIGN SMART Emisi GRK Kota Jambi, 2024). Dengan
kondisi tersebut, rumah sakit menjadi sektor strategis untuk intervensi
efisiensi energi, dengan potensi signifikan dalam menekan konsumsi energi
sekaligus menurunkan emisi GRK.
Berdasarkan
hasil pengambilan data dari 10 rumah sakit di Kota Jambi,
konsumsi energi didominasi oleh sistem tata udara yang berperan penting dalam menjaga suhu,
sirkulasi, dan kualitas udara demi keselamatan serta mutu layanan. Di
Indonesia, penggunaan pendingin ruangan di rumah sakit masih menjadi kebutuhan
utama, sehingga peluang efisiensi pada sistem ini sangat besar.
“Kami sangat mendukung inisiatif baik yang telah
berjalan selama ini, diharapkan ke depannya dapat membantu meningkatkan
kesadaran dan memberikan rekomendasi terkait efisiensi energi, yang merupakan salah
satu langkah dalam mitigasi pemanasan global.” ujar Tandry Adi Negara S. STP.
M. Si., Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jambi.
“Percontohan efisiensi energi di rumah sakit ini merupakan langkah awal dalam mendorong proses transisi energi, sekaligus menjadi aksi nyata pengurangan emisi gas rumah kaca di tingkat kota. Dengan melibatkan lembaga setempat, diharapkan isu transisi energi khususnya efisiensi energi dapat disebarluaskan kepada publik yang lebih luas, sehingga upaya transisi energi dapat bergulir secara berkelanjutan. Selain itu, inisiatif percontohan ini diharapkan dapat direplikasi, tidak hanya di Jambi, tetapi juga di berbagai kota lain di Indonesia” ujar Chrisandini, Cities, Manufacture, and Energy Manager, WWF-Indonesia.
Percontohan
ini adalah salah satu bentuk kerja WWF-Indonesia bersama mitra untuk kegiatan Enabling
Civil Society Contribution for Sustainable Development in Energy Transition and
Land-Use Governance yang didanai oleh Uni Eropa. Sebelumnya telah dilakukan
pengumpulan data di 10 rumah sakit di Kota Jambi, melaksanakan audit awal di
tiga rumah sakit RSJD Kolonel H.M. Syukur, RS Mitra, dan RSUD H. Abdul Manap, serta
menyelenggarakan pelatihan efisiensi energi yang melibatkan seluruh rumah sakit
di Kota Jambi, organisasi masyarakat sipil (CSO), dan berbagai Organisasi
Perangkat Daerah (OPD). Diperkuat dengan rangkaian kampanye publik kedepannya,
upaya ini menjadi fondasi awal untuk replikasi dan penguatan kebijakan
efisiensi energi di sektor kesehatan secara berkelanjutan.
“Adanya
percontohan efisiensi energi di rumah sakit menunjukkan bahwa potensi
pengurangan konsumsi energi (pengurangan emisi GRK melalui efisiensi energi) di
Kota Jambi besar. Hal ini perlu disebarluaskan agar bisa dieskalasi/replikasi.
Kami akan menggunakan hasil ini untuk dikampanyekan ke publik, karena peran
masyarakat adalah kunci untuk pengurangan energi di fasilitas umum maupun di
rumah tangga.” ujar Ir. Yoppy Setiantoro, Direktur Eksekutif Wahana Mitra
Mandiri
Ke
depan pengalaman dan pembelajaran dari Kota Jambi diharapkan dapat menjadi
rujukan bagi pengembangan kebijakan dan implementasi efisiensi energi di sektor
kesehatan secara nasional, sebagai bagian dari upaya mencapai target penurunan
emisi GRK dan percepatan transisi energi yang berkeadilan di Indonesia.
Proyek EU ECS
WWF-Indonesia, Auriga Nusantara, dan Wahana Mitra Mandiri yang didukung oleh Uni Eropa bekerja sama dalam proyek “Mendukung Kontribusi Masyarakat Sipil untuk Pembangunan yang Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan dalam Transisi Energi dan Pengelolaan Lahan Berkelanjutan” (ECS). Proyek ini bertujuan untuk mempromosikan dan memperkuat organisasi masyarakat sipil di tingkat nasional dan sub-nasional agar dapat memainkan peran penting dalam proses perumusan kebijakan transisi energi dan pengelolaan lahan berkelanjutan, serta implementasinya di tingkat lapangan. Publikasi ini didanai oleh Uni Eropa. Isinya sepenuhnya menjadi tanggung jawab WWF-Indonesia dan Auriga Nusantara serta tidak mencerminkan pandangan Uni Eropa.
77 Viewers