Kolaborasi Perkumpulan Wahana Mitra Mandiri, HCSA, dan JKPP Nasional dalam Penghitungan Karbon di Provinsi Jambi
10 Oct 2023
Kolaborasi Perkumpulan Wahana Mitra Mandiri, HCSA, dan JKPP Nasional dalam Penghitungan Karbon di Provinsi Jambi
Jambi, 01 juli 2023 - Perkumpulan Wahana Mitra Mandiri, bersama dengan HCSA (High, Carbon stock assesment ) dan JKPP Nasional (Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif) telah berhasil menyelesaikan program kolaboratif yang luar biasa dalam penghitungan karbon di dua kabupaten Provinsi Jambi, yakni Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin.
Program ini melibatkan pengambilan sampel di dua hutan adat di Kabupaten Kerinci, yaitu Hutan Adat Biang Sari ( desa pengasi Baru ) dan Hutan Adat Tujuh Bukit Ulok Ngoh ( desa pulau tengah ), serta satu hutan desa di Danau Tinggi. Di sisi lain, juga dilakukan pengambilan sampel di dua hutan desa di Kabupaten Merangin, yaitu Hutan Desa Tanjung Alam dan Hutan Desa Tanjung Dalam. Selama dua bulan ( mei – juni ), tim dari perkumpulan wahana mitra mandiri, dan masyarakat setempat bekerja bersama untuk mengukur kandungan karbon dalam hutan-hutan tersebut.
Sebelum melaksanakan pengukuran karbon, tim ini juga melaksanakan pendekatan partisipatif yang dikenal sebagai Persetujuan Atas dasar Informasi di awal tanpa Paksaan (Padiatapa) atau yang dalam bahasa global dikenal dengan istilah FPIC (Free, Prior, and Informed Consent) di lima desa yang terlibat dalam program ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat setempat terlibat sepenuhnya dalam proses ini dan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat positif bagi komunitas setempat.
Jasmal selaku Koordinator Simpul Layanan Pemetaan partisipatif (SLPP) Provinsi Jambi menyampaikan bahwa "Kegiatan pengukuran karbon ini merupakan bagian dari upaya untuk memahami pentingnya konservasi hutan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, khususnya diprovinsi Jambi." Hasil dari program ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran hutan dalam menyerap karbon dioksida dari atmosfer, yang sangat penting dalam mengatasi perubahan iklim global.
Dalam hal ini yose hendra manajer wildlife & biodiversity perkumpulan Wahana Mitra Mandiri selaku ketua tim survey pengukuran karbon tersebut mengatakan “Pengukuran karbon adalah aspek kunci dalam upaya kita untuk memahami dan mengatasi perubahan iklim global. Karbon dioksida (CO2) dan gas rumah kaca lainnya telah menjadi penyebab utama pemanasan global yang mengancam bumi kita”. Stagment ini akan membahas betapa pentingnya pengukuran karbon dalam konteks kelestarian lingkungan.
"Kolaborasi ini adalah contoh nyata dari upaya bersama untuk melindungi hutan kita dan masyarakat yang bergantung padanya," kata Ahmad susilo, direktur Perkumpulan Wahana Mitra Mandiri. "Kami berharap bahwa hasil dari program ini akan memberikan landasan ilmiah yang kuat untuk upaya konservasi yang lebih lanjut di wilayah ini."
Hussein, seorang anggota tim dari HCSA, menambahkan, "Kami sangat menghargai kerja sama dengan masyarakat setempat dan organisasi non-pemerintah dalam program ini. Semua pihak bekerja keras untuk mencapai tujuan bersama kami, yaitu melindungi hutan dan mengurangi emisi karbon."
Hasil penghitungan karbon yang akurat dan keterlibatan aktif masyarakat dalam program ini diharapkan akan menjadi inspirasi bagi upaya serupa di wilayah lain, sambil memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup di Provinsi Jambi.
312 Viewers